Dinas Kesehatan Kaltim Evaluasi Kemungkinan Diberlakukan Pembatasan Sosial Kembali



SAMARINDA, beruangmadunews.com – Tingkat paparan virus corona di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih tinggi. Jika trend-nya meningkat terus, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim akan melakukan pembatasan sosial kembali.

Plt. Kepala Diskes Kaltim, Andi M. Ishak mengatakan, penyebabnya kurangnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Imbauan menggunakan masker masih belum dianggap sebagai hal yang harus dilaksanakan. “Hasil penelitian, kepatuhan masyarakat menggunakan masker itu hanya sekitar 30 persen. Artinya, banyak yang tidak patuh,” katanya.

Disebutkan, kasus positif COVID-19 per 15 Juli 2020, totalnya berjumlah 756 kasus. “Ada tambahan 34 kasus,” bebernya. Kasus tersebut tersebar di Berau dengan 1 kasus, Kutim 1 kasus, Kukar 8 kasus, Balikpapan 6 kasus, Paser 1 kasus dan Samarinda 17 kasus.

“Samarinda, di antaranya, yaitu SMD 107 wanita 47 tahun, SMD 108 laki-laki 54 tahun dan SMD 111, laki-laki 48 tahun. Merupakan OTG yang bekerja di Samarinda dan mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta,” kata Andi.

Sementara kasus yang dialami Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi belum dimasukkan dalam data itu.
Kemudian berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan kasus negatif, bertambah 16 kasus. Tersebar di Berau 2 kasus, Kubar 13 kasus dan PPU 1 kasus. Yang sembuh, bertambah 7 kasus. Tersebar di Kutim 3 kasus dan Balikpapan 4 kasus. “Kutim, KTM 40 yang dirawat sejak 26 Mei 2020. KTM 53 dan KTM 58 sejak 1 Juli,” tambahnya.

Sementara 4 kasus dari Balikpapan, yaitu BPN 207 yang merupakan laki-laki 22 tahun, BPN 219 laki-laki 22 tahun, BPN 58 laki-laki 17 tahun dan BPN 99 laki-laki 57 tahun. “BPN 207 dan BPN 219 dirawat sejak 2 Juli. BPN 58, sejak 22 Mei dan BPN 99 sejak 12 Juni,” katanya.

Dari data kasus COVID-19 di Kaltim per 15 Juli, ada penambahan ODP sebanyak 53 kasus. Hingga saat ini, total ODP yang selesai dipantau berjumlah 12.983 kasus. Sementara proses pemantauan 509 kasus. Jumlah ODP yang diperiksa di laboratorium 234 kasus.

Untuk OTG, ada tambahan 221 kasus. PDP juga bertambah. Sebanyak 3 kasus. Sementara kasus yang tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium bertambah 174 kasus.


Update Kasus COVID-19 (Rabu, 15 Juli 2020)

Jumlah ODP : 13.447 orang
Jumlah PDP : 890 orang
Jumlah OTG: 4.744 orang
Jumlah pasien positif: 756 orang
Pasien tunggu uji lab: 717 orang
Jumlah pasien sembuh: 519 orang
Jumlah pasien positif COVID-19 meninggal: 17 orang
Pasien dirawat: 220 orang