DPRD Kota Balikpapan Evaluasi Anggaran Penanganan Covid-19


BERUANGMADUNEWS.COM, BALIKPAPAN - Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah berjalan pada akhir Maret 2020 atau ketika ditemukan pasien terkonfirmasi positif dengan kode BPN01. Anggaran yang digelontorkan pun tak main-main, mencapai Rp136 miliar.

Sehingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan bakal kembali memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran penanganan pandemi tersebut."

Kami ingin tahu, karena selama ini proses pengadaan barang dan jasa untuk menangani Covid-19 dilaksanakan secara penunjukan langsung," kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle, Minggu (12/7/2020).

Pengadaan barang dan jasa dalam menghadapi pandemi memang dilaksanakan dengan sistem penunjukan langsung. Tentunya juga diketahui dan disetujui oleh Wali Kota Balikpapan selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Pandemi ini kan masuk kategori bencana nasional nonalam, pengadaan tanpa proses tender karena dalam kondisi tanggap darurat," ujarnya.

Maka pemanggilan OPD terkait sebagai evaluasi proses pengadaan yang sedang berjalan. Tujuannya agar tidak menjadi persoalan hukum di kemudian hari.