"BERUANGMADU NEWS" Memberikan Informasi Terkini Terdepan dan Terpercaya

Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan Waspadai Data Pemilih Bodong


BALIKPAPAN, Beruangmadunews.com –   KPU Kota Balikpapan mewaspadai data pemilih bodang pada pilkada Balikpapan yang akan digelar 9 Desember 2020. Data pemilih bodong yakni ketika pada pemilu ada TPS yang jumlah daftar pemilihnya banyak, namun yang mencoblos cuma sedikit.

“Misalnya ketika satu TPS setiap pemilu, jumlah pemilihnya banyak, tapi yang gunakan hak pilihnya sedikit ini perlu diwaspadai jangan-jangan data kita bodong, artinya banyak namanya, gak banyak orangnya,” ujarnya  saat monitoring persiapan  PPS melakukan petugas Pemutakhiran Data Pemilih sekaligus menyerahkan logistik dan APD di Kelurahan Sungai Nangka, (7/7/2020).

Menurutnya, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang melakukan pemuktahiran data di lapangan menjadi ujung tombak untuk memastikan warga yang masuk data pemilih benar-benar keberadaannnya sesuai domisili, berkoordinasi  dengan RT setempat dan warga

“Nah makanya kita minta seluruh jajaran PPDP dibawah untuk benar-benar menanyakan orang-orang yang masuk di daftar tapi gak ada itu dimana keberadaannya,” ujarnya.

Jika bersangkutan sudah tidak lagi  berdomisili di RT tersebut, hingga bertahun-tahun maka harus dicoret.“Dalam hal Pak RT dan seluruh warga sudah mengetahui bahwa orang ini sudah lama bertahun-tahun, maka jangan ragu-ragu dicoret saja,” katanya.

Namun, jika ternyata dia justru tinggal beda RT beda kelurahan, diminta agar segera mengurus surat pindah. “Tetapi jika orang ini ditemukan di daerah lain, maka kita kembalikan (hak pilihnya), atau kita minta dia urus pindah supaya tidak repot,” ujarnya

“Tapi kalau dia tidak mau urus surat pindah domisili, maka nama ini kita akan kembalikan ke DPT (daftar pemilih tetap) sehingga pindah milih (coblos),” tutupnya.

Share this article :
 
Copyright © 2017. Beruangmadu News - All Rights Reserved