"BERUANGMADU NEWS" Memberikan Informasi Terkini Terdepan dan Terpercaya

Sampoerna Foundation Ikuti Arahan Menteri Pendidikan Nadiem Pakai Dana Mandiri


BERUANGMADUNEWS.COM – Putera Sampoerna Foundation mengambil langkah untuk menjalankan Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni menggunakan dana mandiri.

Langkah ini diambil sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Hal ini juga untuk memastikan terlaksananya program yang telah dirancang dan terpenuhinya kebutuhan peserta didik sesuai dengan jadwal yang telah dirumuskan.

“Sejalan dengan arahan Kemendikbud mengenai penguatan gotong royong, kami akan terus mengedepankan kerjasama dengan mitra yang memiliki komitmen yang sama bagi peningkatan pendidikan Indonesia, baik pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, di dalam
dan di luar negeri,” jelas dia dalam keterangan resmi, Rabu (29/7).

Kemudian, ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal mengikuti seleksi POP, tujuan utama pihaknya adalah merumuskan program pendidikan yang dapat membantu meningkatkan pendidikan berkualitas yang dapat dijangkau setiap anak Indonesia, yang juga mencakup pendidikan dan pemajuan literasi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter bagi para
pendidik dan anak didik.

Dalam hal ini, Sampoerna Foundation mengalokasikan dana pendampingan sebesar Rp 70 miliar untuk mendukung program peningkatan kualitas guru dan ekosistem pendidikan. Sampoerna sendiri masuk ke dalam Kategori Macan dan Gajah, di mana untuk saat ini, mereka mengalokasikan dananya sendiri untuk menjalankan POP.

“Yayasan Putera Sampoerna secara rutin berkolaborasi dengan berbagai mitra dalam mengelola dan melaksanakan secara akuntabel program pendidikan untuk peningkatan akses dan kualitas
sekolah dan guru di Indonesia. Kami mengajak masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk kembali ke tujuan awal dibentuknya POP yakni untuk kemajuan bangsa Indonesia melalui pendidikan dan pemajuan literasi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter bagi para pendidik dan anak didik,” tutup Ria.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyatakan dua lembaga, yakni Putera Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation menggunakan skema pembiayaan mandiri untuk menjalankan POP.

“Berdasarkan masukan berbagai pihak, kami menyarankan Putera Sampoerna Foundation juga dapat menggunakan pembiayaan mandiri tanpa dana APBN dalam POP dan mereka menyambut baik saran tersebut,” ujar Nadiem di Jakarta, Selasa (28/7).


(Sumber : JawaPos.com)

Share this article :
 
Copyright © 2021. Beruangmadu News - All Rights Reserved