Sempat Ditutup 4 Bulan, Warga Antusias Datangi Arena CFD di Tenggarong


TENGGARONG, Beruangmadunews.com – Pekan kedua Car Free Day (CFD) diarea Creative Park Tenggarong. Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan KH Ahmad Muksin. Terlihat cukup ramai. Dari orang tua hingga anak-anak memadati area bebas kendaraan tersebut.

Masyarakat Tenggarong memang cukup antusias. Apalagi setelah hampir empat bulan kegiatan ini ditiadakan. Karena adanya penyebaran COVID-19 di Kutai Kartanegara.

Ada yang sekedar berjalan mengelilingi area CFD. Ada juga yang asyik mengayuh sepeda. Untuk berolahraga sekaligus melepas penat di akhir pekan. Sepanjang jalan berjejer pedagang makanan yang siap melayani pembeli. Terdengar lantunan lagu dari musisi lokal. Menemani kegiatan masyarakat di lokasi tersebut.

Petugas juga terlihat berjaga diarea tersebut. Dari satuan lalulintas Polres Kutai Kartanegara. Hingga BPBD Kutai Kartanegara. Untuk memastikan dan mengingatkan masyarakat. Menggunakan masker dan saling menjaga jarak.

Dipintu masuk. Petugas juga menyiapkan tempat mencuci tangan. Tentunya untuk memastikan kebersihan pengunjung yang akan masuk ke area CFD.

Namun berdasarkan pantauan media ini. Masih ada sebagian pengunjung CFD yang abai. Terkait protokol kesehatanyang sudah ditetapkan. Mulai ada yang tidak menggunakan masker. Hingga berkumpul saat berjalan.

Seperti yang dikatakan oleh satu pengunjung CFD. Alfi. Dirinya menyebut sebagian masyarakat masih abai dengan ketentuan tersebut. “Masih banyak yang belum sadar pakai masker,” ujarnya bercerita, Minggu (19/7/2020).

Dirinya berharap, CFD selanjutnya masyarakat dapat terus mematuhi ketentuan yang ditetapkan. Terlebih masa pandemi COVID-19 belum berakhir.

Sementara itu, Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kukar Edi Damansyah. Mengingatkan masyarakatagar membiasakan diri. Dengan kebiasaan yang baru. Bukan kembali ke kebiasaan sebelum adanya COVID-19. Normal dengan beberapa kondisi yang baru.

Terlebih CFD ini dibuka kembali untuk bagaimana menyehatkan masyarakat. Tempat berolahraga sambil berekreasi. Ditambah adanya pelaku usaha yang berjualan di arena CFD. Sehingga ada perputaran ekonomi disana.

“Saya harap sama-sama menjaga saja, kesadaran masing masing-masing,” pungkas Edi.