"BERUANGMADU NEWS" Memberikan Informasi Terkini Terdepan dan Terpercaya

MEDIASI PT. KRN”, DPRD KOTA BALIKPAPAN BELUM ADA TITIK TEMU PROSES HUKUM TETAP BERLANJUT!

beruangmadunews.com,- Kota Balikpapan – Warga Teluk Waru menolak santunan miliran rupiah yang ditawarkan Zainal Abidin (H Aco) selaku tergugat dari sengketa lahan ini. Dimana saat ini proses sengketa warga Teluk Waru Kelurahan Kariangau Kecamatan Balikpapan Barat dengan pihak PT Kutai Refenary Nusantara (KRN) dan H Aco masih berproses di pihak kepolisian. Dan ruislag antara Pemkot Balikpapan dan PT. KRN minta untunk ditunda hingga permasalahan semuanya selesai.

Melalui juru bicara warga Teluk Waru Taufik Hidayat dan kuasa hukumnya Agus Amri SH, menegaskan pihaknya masih belum mau menerima tawaran yang disampaikan dalam rapat dengar pndapat (RDP) diruang Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan , Rabu (13/1). Taufik meminta dapat dihadirkan ahli waris almarhum Patigoi, dan sengketa lahan dengan PT. KRN yang bangunan tidak ber IMB dapat dihentikan terlebih dahulu.

Ruang Rapat Dprd Kota Balikpapan

Dalam rapat tersebut terungkap pula keinginan Taufik dan Kuasa hukumnya masalah sengketa tanah tetap diproses melalui kepolisian. Sebelumnya terjadi negosiasi terhadap sengketa lahan tersebut, bahasanya santunan oleh pihak H.Syahril dan H. Aco, pertama pihak H.Aco menawarkan santunan sebesar 1,2 milyar, kemudian naik menjadi 2 milyar rupiah .

Ditegaskan kuasa hukum Warga Teluk Waru, Agus Amri SH, dirinya meminta dihentikan dahulu pembangunan PT. KRN. Selesaikan masalah sengketa lahan dengan warga Teluk Waru, dimana ada 14 hektare lahan yang saat ini diduga diserobot oleh PT. KRN. Sengketa ini sudah masuk keranah hukum di Polda Kaltim, dan beberapa pihak telah dipanggil kepolisian.

“Saya harap pemerintah Balikpapan tidak boleh diam saja, apalagi jika ada perusahaan yang melakukan pembangunan secara illegal”ujarnya.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S.Sos menyampaikan hasil dari mediasi yang dilakukan pihaknya belum ada titik temu oleh warga. Terkait ruislag atau tukar guling lahan antara Pemkot Balikpapan dan PT KRN, dirinya meminta kedua belah pihak sama-sama menyelesaikan persyaratannya.

“Selesaikan dulu persyaratan masing – masing pihak baik PT. KRN dan Pemkot Balikpapan”harap Abdulloh.

Share this article :
 
Copyright © 2017. Beruangmadu News - All Rights Reserved