Berikut Saran Dokter Agar Tak Tertular Corona Saat Olahraga


BeruangmaduNews.Com - Olahraga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari melepaskan stres, hingga meningkatkan kesehatan organ-organ dalam tubuh. Selama masa pandemi COVID-19, banyak orang mulai sadar akan kesehatan dirinya dan mulai rutin berolahraga, seperti bersepeda, aerobik, lari, dan angkat beban.

Namun, olahraga yang dilakukan justru sering kali melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti menimbulkan keramaian, tidak menjaga jarak, serta tidak menggunakan masker.

Hal inilah yang kemudian meningkatkan risiko penularan virus COVID-19. Oleh sebab itu, meski olahraga merupakan hal yang penting dilakukan guna menjaga kesehatan tubuh, tetap menerapkan protokol kesehatan saat berolahraga juga tak kalah pentingnya.

Dalam acara Virtual Media Discussion dengan tema Olahraga Lebih Optimal Bebas Cedera, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Rumah Sakit Pondok Indah, dr Grace Joselini Corlesa, SpKO, membagikan tips olahraga aman di masa pandemi, yaitu:

1. Memilih olahraga yang disukai

Menurut dokter Grace, memilih jenis olahraga yang disukai sangat penting agar seseorang dapat secara konsisten melakukan olahraga tersebut.

"Jadi untuk jangka panjang harus memilih olahraga yang disukai, supaya tidak hanya musiman, gitu, tetapi bertahan panjang dan menjadi suatu kebiasaan, suatu lifestyle yang baik," ujar dokter Grace.

2. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit

Saat berolahraga, kamu juga harus memastikan bahwa tubuh sedang dalam kondisi sehat serta tidak ada gejala keluhan infeksi. Namun, dokter Grace mengatakan bahwa jika gejala yang dirasakan hanya gejala ringan, ia menyarankan untuk melakukan olahraga intensitas ringan saja.

"Kalau misal tidak mual, tidak nyeri-nyeri badan, biasanya masih kita boleh  olahraga dengan intensitas ringan-ringan sedang. Jadi, kita lihat, ya, gejalanya gimana. Memang sangat disarankan pada saat berolahraga itu harus dalam kondisi yang fit," pungkasnya.

3. Gunakan masker dan tetap menjaga jarak

Sesuai dengan saran dari Kementerian Kesehatan dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, jika olahraga di luar tidak memungkinkan untuk menjaga jarak, maka harus tetap menggunakan masker dengan intensitas sedang. Tetapi, dokter Grace merekomendasikan agar masyarakat dapat berolahraga dengan orang-orang yang berada di lingkungan terdekat, seperti keluarga, guna menurunkan risiko penularan virus COVID-19.

"Kalau misalnya harus di luar rumah, tetap harus jaga jarak dan kalau bisa sama lingkungan di rumah saja, orang-orang yang di rumah saja, supaya bisa menurunkan risiko tertular COVID-19," jelasnya.

4. Selalu menjaga kebersihan

Selain itu, ia juga menghimbau untuk membawa peralatan olahraga masing-masing dan menghindari untuk menyentuh bagian hidung serta mulut selama olahraga berlangsung. Lebih lanjut, jika olahraga dilakukan di luar rumah, masyarakat harus memastikan untuk mencuci tangan dan langsung segera mandi sesaat sampai di rumah.

"Gunakan juga peralatan olahraga sendiri, ya, untuk tidak bergantian. Dan pada saat berolahraga, hindari untuk menyentuh area mata, hidung, mulut, area wajah yang penting, ya. Selalu jaga hygine-nya. Dan yang pasti, seandainya berolahraga di luar rumah, pastikan protokol pada saat masuk ke dalam rumah, cuci tangan, segera ganti baju, dan segera mandi," lanjutnya.