Bukan Hanya Salah Sampo, Ini Pemicu Rambut Rontok


BeruangmaduNews.com - Saat rambut mengalami kerontokan, kita biasnaya menduga formula sampo yang tak cocok adalah penyebabnya.

Padahal, bisa jadi rambut rontok adalah tanda bahwa ada hal yang sedang terjadi dalam tubuh kita.

Ahli dermatologi Shilpi Khetarpal mengatakan rambut rintik merupakan hal yang normal.

" Rambut rontok itu hal yang normal. Tapi, jika terjadi secara berlebihan bisa menjadi tanda terjadinya sesuatu dalam tubuh," ucap Khetarpal.

Berikut hal yang memicu terjadinya rambut rontok:

1. Penyakit tertentu
Penyakit dapat memicu kerontokan rambut, terutama jika disertai demam tinggi.

“Setiap guncangan besar pada tubuh dapat memicu kerontokan rambut dua atau tiga bulan kemudian,” kata Khetarpal.

2. Gangguan tiroid
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau lamban bisa menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan.

3. Kekurangan nutrisi
Rambut rontok bisa menjadi efek samping dari anemia atau kadar zat besi rendah.


Selain itu, kerontokan juga bisa terjadi karena kekurangan nutrisi lain seperti vitamin B dan vitamin D.

"Tubuh kita membutuhkan vitamin dan nutrisi tertentu untuk membangun rambut," ucap Khetarpal.

4. Efek obat
Obat kemoterapi untuk mengobati kanker juga bisa menyebabkan kerontokan rambut.

Namun, banyak jenis obat lainnya yang juga dapat menyebabkan rambut rontok atau menipis, seperti antibiotik, antidepresan, dan obat tekanan darah.

5. Kehamilan dan perubahan hormon
Perubahan hormin bisa menyebabkan kerontokan rambut. Itu sebabnya, sebagian besar wanita mengalami kerontokan parah beberapa bulan setelah melahirkan atau saat memasuki masa menopause.

Selain itu, kerontokan juga bisa terjadi ketika kita menghentikan penggunaan pil KB.
6. Stres
Stres dapat memicu kerontokan rambut yang parah. Namun, hal ini biasanya terjadi ketika pemicu stres yang terjadi sangat besar seperti perceraian atau kematian orang yang dicintai.