Dibantu Pertamina, Kedai BUEKA Sukses dan Perluas Cabang


BeruangmaduNews.Com - Pembinaan Usaha mikro dan kecil (UMK) menjadi naik kelas menjadi fokus dan tujuan Program Kemitraan Pertamina. Mewujudkan itu semua, menerapkan roadmap pembinaan mulai dari Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga menjadi UMK Go Global. Pembinaan tersebut dilakukan secara terstruktur dan masif, meskipun di masa pandemi seperti saat ini.

Pembinaan inilah yang telah diterima oleh Tati Kartati. Pemilik UMK Kedai BUEKA ini bergabung baru bergabung menjadi binaan Pertamina pada pertengahan 2020 lalu. Namun, dirinya sudah diberi kesempatan untuk mengikuti dua acara besar Program Kemitraan Pertamina.

“Bulan September diikutkan Pertamina SMEXPO, kemudian dilanjutkan Akademi UMKM Pertamina,” ungkap Tati Kartati, Kamis (18/3/2021).

Kesempatan yang luar biasa tersebut akhirnya turut mendongkrak bisnis yang dijalani Tati. Sebelumnya, kedai BUEKA atau Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah ini hanya bergerak di bidang penjualan warung Sembako.

“Kami buka di setiap cabang Aisyiyah di setiap kecamatan yaitu: Kedai BUEKA Kecamatan Balikpapan Barat, Utara, Selatan, Timur, dan Kota,” akunya.

Setelah menjadi binaan Pertamina, Kedai BUEKA pun mengekspansi bisnisnya dengan memproduksi Abon Ikan Asin Layur yang menjadi produk unggulan kedai ini. Upaya ini pun berhasil meningkatkan hasil penjualan. Dengan modal awal Rp 5 juta per unit, Kedai BUEKA mampu mendapatkan keuntungan sebesar Rp 50 juta perputarannya.

“Ini semua berkat bantuan modal dari Pertamina,” imbuhnya.

Saat ini, Tati mengubah sebagai Ketua Majelis Ekonomi Aisyiyah Kota Balikpapan. Ia memiliki program untuk membina dan menghidupkan usaha anggota Aisyiyah.

“Karena perekonomian harus ditumbuhkan dari tingkat paling dasar yang meningkatkan ekonomi keluarga” tuturnya.

Hal ini selaras dengan poin SDGs 8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Serta sebagai implementasi ESG dibidang sosial.

Dalam hal pemasaran, usaha yang berbasis di Jl. Ahmad Yani, Gunung sari Ilir, Balikpapan Tengah ini dibantu oleh cabang-cabang Aisyiyah di 7 Provinsi di Indonesia. Dalam menjalankan usahanya, ia dibantu oleh 3 karyawan tetap dan beberapa tenaga lepas bagian produksi dan pengepakan. Seluruhnya merupakan para ibu rumah tangga di sekitar rumah.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina mengapresiasi usaha yang dijalankan oleh Tati. Menurutnya, usaha ini telah banyak membantu banyak orang di lapangan pekerjaan yang disediakan.

“Pertamina melalui Program Kemitraan akan mendukung semua mitra binaannya agar mampu menuju roadmap pembinaan terakhir dan memasarkan produknya secara luas dan global,” tutupnya.