Satu Unit Rumah di Manggar Nyaris Terbawa Longsor


BALIKPAPAN – Warga RT 68 Jalan Pemuda, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur hanya bisa pasrah saat bencana alam menimpa dirinya.

Yang dimana pada Minggu (23/05/2021) sekitar pukul 08.30 Wita, satu unit rumah milik warga bernama Sumardi (43) mengalami longsor pada bagian pondasi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu dini hari.

Akibatnya, rumah yang berada tepat ditepi aliran sungai itu nyaris ambruk. Dinding bagian samping runtuh, hingga lantai dan dinding dalam rumah juga mengalami retak-retak yang cukup parah.

“Tadi pagi sekitar pukul 05.30 Wita sudah mulai jatuhan sedikit-sedikit, mulai dari plafon. Kemudian dinding samping dekat sungai mulai berjatuhan. Lantai kamar dan dinding dalam rumah juga retak cukup besar,” terang Yuyu (42), istri Sumardi.

Dirinya mengaku, bahwa sebelumnya mereka merasa adanya pertanda jika rumahnya akan runtuh. Dilihat dari pondasi bagian samping yang terus terkikis oleh aliran sungai ketika hujan turun.

“Longsornya sedikit-sedikit. Pondasi terkikis karena aliran sungai lumayan deras saat hujan. Tadi pagi sekitar pukul 08.30 Wita sudah runtuh dinding yang bagian samping dekat sungai,” ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Yuyu bersama anak-anaknya sudah menyelamatkan diri sesaat sebelum kejadian.

“Ada enam di rumah ini. Semua sudah di luar rumah saat kejadian,” lanjutnya.

Mendengar adanya peristiwa tersebut, Lurah Manggar Dedi Prasetia Utama Idris langsung menuju lokasi. Untuk penanganan awal pihaknya bersama intansi terkait melakukan pemasangan terpal antisipasi jika turun hujan dan longsor susulan.

“Kedua kita mengajukan untuk pembiayaan sewa rumahnya. Karena kondisi saat ini rumah tersebut sangat tidak layak untuk dihuni dan sangat berbahaya,” ucap Dedi.